Persyaratan:

  1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup.
  2. Surat Kuasa apabila dikuasakan.
  3. Fotocopy identitas pemohon/para ahli waris (KTP, KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket.
  4. Fotocopy Akta Pendirian dan Pengesahan Badan Hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum .
  5. Sertipikat asli.
  6. Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT).
  7. Salinan APHT yang sudah diparaf oleh PPAT yang bersangkutan untuk disahkan sebagai salinan oleh Kepala Kantor untuk pembuatan sertipikat Hak Tanggungan.
  8. Fotocopy KTP pemberi HT (Debitur) atau Akta Pendirian Badan Hukum, penerima HT (Kreditur) dan/atau kuasanya yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
  9. Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) apabila Pemberian Hak Tanggungan melalui Kuasa.

Biaya:

  1. Sampai Dengan Rp250 Juta Per Sertifikat Hak Tanggungan Rp 50.000,00
  2. Diatas Rp 250 Juta Sampai  Dengan Rp 1 Miliar  Per  Sertifikat Hak Tanggungan Rp 200.000,00
  3. Di Atas Rp1 Miliar Sampai Dengan Rp10 Miliar Per Sertifikat Hak Tanggungan Rp 2.500.000,00
  4. Di Atas Rp10 Miliar Sampai Dengan Rp1 Triliun Per Sertifikat Hak Tanggungan Rp 25.000.000,00
  5. Di Atas Rp1 Triliun Per Sertifikat Hak Tanggungan Rp 50.000.000,00

Dasar Hukum:

  1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 128 tahun 2015
  2. Peraturan  Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2010

Waktu:

7 Hari Kerja